daftar
daftar

Serie A sempat mengalami kemunduran. Mereka sempat berada pada fase sulit bersaing dengan liga-liga top Eropa lain. Namun, di Piala Eropa 2020 ini, kompetisi sepak bola level tertinggi di Italia itu sukses menunjukkan kilaunya.

Beragam torehan positif dicatatkan oleh pemain-pemain Serie A yang mentas di Piala Eropa 2020. Tidak cuma jadi pemain terbaik, mereka juga memberikan efek positif untuk permainan tim di laga fase grup Piala Eropa 2020 ini.

Pemain Serie A mendominasi torehan Man of the Match

Hingga laga ketiga fase grup Piala Eropa 2020 ini, sudah ada 23 laga yang dipertandingkan. Dari 32 laga itu, terpilih juga 32 nama berbeda yang sukses meraih gelar Man of the Match dalam setiap pertandingannya.

Baca Juga : Memahami Jenis Pasaran Di Bandar Agen Judi Bola Online

Total, 10 dari 32 gelar Man of the Match itu didapatkan oleh pemain dari Serie A. Leonardo Spinazzola mengawali deretan pemain Serie A yang mendapat gelar Man of the Match. Setelahnya, menyusul nama-nama macam Milan Skriniar, Manuel Locatelli, Aleksei Miranchuk, dan Robin Goesens.

Piala Eropa 2020

Selain mereka, nama-nama dari Serie A lain yang berhasil mendapatkan gelar Man of the Match adalah Christian Eriksen, Romelu Lukaku (dua kali), Cristiano Ronaldo, hingga terakhir Federico Chiesa. Para pemain Serie A ini mampu memberikan impak di tim masing-masing.

Pemain Serie A produktif di Piala Eropa 2020

Selain rajin meraih gelar Man of the Match, para pemain Serie A ini juga terhitung produktif selama gelaran Piala Eropa 2020. Football Italia mencatat, 18 dari 55 gol yang tercipta sejauh ini ditorehkan oleh pemain yang meniti karier di Serie A saat ini.

Ada nama Ronaldo, Ciro Immobile, Lukaku, dan Locatelli yang mamppu menyumbangkan gol di Piala Eropa 2020 ini. Selain itu, ada juga Skriniar, Lorenzo Insigne, Goesens, Aaron Ramsey, Ivan Perisic, Alvaro Morata, Goran Pandev, Mirancuk, dan Karol Linetty yang menorehkan hal serupa.

Pertanda kualitas Serie A membaik?

Moncernya para pemain Serie A di Piala Eropa 2020 ini sekaligus menjadi sinyal tersendiri, bahwa kualitas dari Serie A sudah membaik. Kompetisi yang sempat dianggap kurang bergengsi itu kini mulai menelurkan pemain-pemain yang berkualitas.

Sejak musim 2014/15, klub-klub Serie A memang sudah menunjukkan taji di kompetisi Eropa. Juventus menembus final Liga Champions sebanyak dua kali, yakni di musim 2014/15 dan 2016/17. Atalanta juga mampu menembus perempat final Liga Champions di musim 2019/20.

Di Liga Europa, Inter Milan berhasil menembus babak final di musim 2019/20, plus AS Roma yang menginjakkan kaki di semifinal semusim setelahnya. Pada musim 2014/15, Napoli dan Fiorentina sukses melangkah ke semifinal. Semua ini jadi bukti bahwa kualitas Serie A sejatinya sudah membaik.

Author